.: fisika itu adalah sunnatullah :.
(1) Meningkatkan pengetahuan dasar publik Indonesia di bidang Fisika dengan artikel fisika populer dalam Bahasa Indonesia.
(2) Menyediakan sebuah komunitas yang bersahabat untuk berkumpul dan berdiskusi tentang Fisika, ilmu pengetahuan, dan kehidupan sosial.
(3) Peduli dan mendukung pemakaian Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tanya2

hai semua anggota febdian.net kulo bade taken alias saya mau tanya . Beberapa kali saya perhatikan orang2 buat hamburger, rata2 dari mereka memakai api sedang untuk pembakarannya. trus saya coba di rumah membuat hamburger dengan menggunakan api besar, ternyata qo matengnya lebih lama ya ? Why ? Why ? Why ? If you know, please send me your mail at btfmind@gmail.com

PLN

pernahkah anda membaca bagisn belakang dari rekening PLN anda ? Jika pernah pasti anda pernah menemui satu point yang isinya "usahakan jangan menyetrika sedikit". Dalam teori fisika yang namanya pembayaran rekening bulanan kita adalah tergantung pada waktu lamanya kita menggunaan alat listri, kenapa gak boleh sebentar nyetrikanya ? Setelah diteliti2 ternyata ada sedikit pesan terselubung dari PLN.

Mengapa Nabi Muhammad Isra' Mi'raj?

Sampai saat ini pemahaman tentang Isra' Mi'raj masih memiliki perbedaan pandangan secara mendasar. Satu pihak menganggap peristiwa isra' Mi'raj hanyalah sekedar perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dengan segala keajaiban dan kemustahilan dalam dimensi manusia ( Baca: ISRA' MI'RAJ: Mu'jizat, Salah Tafsir, dan Makna Pentingnya dan Di manakah Tujuh Langit Itu?).

Ga ikut polik, ndri?

Pertemuan dengan kakak dan adik-adik saya pada momen pernikahan saya dua pekan silam mengingatkan saya pada banyak hal tentang masa kecil saya. Tidak disangka kakak saya begitu banyak hapal kebiasaan-kebiasaan saya sewaktu kecil — ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya. Masa lalu memang menjadi abadi dalam kenangan. Entah itu manis atau pahit, masa lalu adalah sejarah kita yang membuat kita seperti sekarang. Sekitar tahun 1998 - 1999, saat masih kuliah, saya dan kakak saya baru pindah dari kos-kosan lama di daerah Haur Mekar (belakang tugu perjuangan Jl. Dipati Ukur, depan kampus Unpad) ke Gg. Menara Air (Jl. Tubagus Ismail, Sadang Serang). Orang tua kami membeli sebuah rumah kecil. Turut bergabung bersama kami, Arie Irman, sepupu kami yang sejak kecil sering bersama kami.

Terima kasih...

Terima kasih atas kehadiran, doa, dan restu dari rekan-rekan semua.


Galeri foto lain: http://wayanlessy.multiply.com/

MAKLOEMAT & OENDANGAN

Insyaallah, >> hari Minggu, 11 November 2007 di Gedung Braja Mustika Hotel & Convention Centre Jl. Dr. Semeru - Komplek Bogor Golf, Bogor (Resepsi di Gedung yang sama pada pukul 11am - 2pm) saya akan menikahi Ira Puspitasari. Bila ada sahabat yang kebetulan bisa datang, besar sekali harapan saya untuk datang. Mohon maaf sebesar-besarnya atas semua kesalahan-kesalahan saya, izinkan saya memulai hidup baru dengan doa restu dari sahabat-sahabat semua.

Mungkinkah "Rumus Einstein" itu dari Melayu?

Oleh: Al Jupri Dulu saya pernah bertanya pada teman saya yang dari jurusan fisika. Kenapa rumus Einstein yang terkenal itu adalah *E = mc^2*? Kenapa rumusnya bukan *E = ma^2* atau *E = mb^2* atau yang lainnya? Mendapat pertanyaan itu, sepertinya teman saya itu menganggap pertanyaan saya tidaklah serius. Dia cuma ketawa saja. Terus, malahan dia balik bertanya ke saya. “Kenapa nama dai sejuta umat itu adalah Zainuddin MZ? Kenapa bukan Zainuddin MA, Zainuddin MB, atau yang lainnya?” begitu katanya. Saya pun jadi tertawa dibuatnya. Hahaha…. “Oh, iya.

Menghitung Kecepatan Terbang Nabi Sulaiman

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya (Bagaimana Nabi Sulaiman Terbang) bahwa Nabi Sulaiman alaihissalam mempunyai kemampuan terbang yang kecepatannya diterangkan dalam Al Qur’an surat Saba’ (34:12): Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman,yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula)[1235] dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.

Kapan Lebaran?

Kapan lebaran? Ya 1 Syawal! Semua kita tentu sudah tahu hal ini. Yang sering jadi perselisihan adalah 1 Syawal itu berapanya kalender Masehi?

Pertanyaan ini sama dengan saat kita mau shalat di tempat baru dan tidak tahu kemana sajadah hendak diarahkan. "Ke mana arah shalat?" Ya jawabnya: ke Kiblat. Karena belum puas, kita bertanya lagi, "Ya, kiblatnya ke mana?" Ya ke Ka'bah. Nah, yang jadi perselisihan adalah letah Ka'bah itu di mana relatif terhadap posisi kita sekarang.

Penetapan "1 Syawal 1428 H itu sama dengan berapanya Masehi" persis sama dengan penyerataan dua buah satuan dalam fisika:

1 Syawal [Hijriah] = X Y [Masehi];

ada dua variabel di sini: X untuk tanggal, dan Y untuk bulan.

Ini rasanya mirip dengan penyetaraan 1 liter air ke dalam kilogram. Pertama kita sadar bahwa ada liter itu adalah satuan volume dan kilogram itu adalah satuan massa — Jadi ada dua variabel yang terlibat di sini, satuan volume dan satuan massa.. Kemudian kita cari apa yang menghubungkan volume dan massa, yaitu massa jenis (kg/m3). Sekarang kita tahu langkah pertama kita menyeterakan liter ke dalam m3:

Menghitung Kecepatan Terbang Malaikat dan Jibril

Ahli Fisika dari Mesir bernama DR. Mansour Hassab El Naby berhasil membuktikan berdasarkan petunjuk Al Qur’an (QS As Sajdah:5) kecepatan cahaya dapat dihitung dengan tepat sama dengan hasil pengukuran secara ilmu fisika modern (A New Astronomical Quranic Method for The Determination of The Greatest Speed C, http://www.islamicity.org/Science/960703A.HTM ). Berdasarkan QS As Sajdah ayat 5: Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu[1190] Secara jelas ayat tersebut memakai perbandingan bahwa satu hari sama dengan 1.000 tahun, dihitung dengan cemat ternyata sama dengan kecepatan cahaya. Pertanyaannya kemudian, petunjuk ayat ini apakah sebagai penjelas atas petunjuk ayat dalam Al Qur’an yang lain? Apakah kecepatan cahaya merupakan yang paling cepat di jagad raya ini seperti dugaan manusia sekarang berdasarkan ilmu fisika modern?
Syndicate content